Langsung ke konten utama

Menguji adrenalin untuk Rafting di Citarik Sukabumi - Indonesia


Sukabumi dikenal sebagai salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki beberapa sungai yang cukup menantang untuk melakukan kegiatan rafting. Maka tidak heran apabila para peminat rafting, selalu mengarahkan tujuannya untuk merasakan sensasi berpacu dengan jeram di daerah ini.

Meskipun secara akses, Sukabumi cukup jauh dari Jakarta, tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat para penggila rafting untuk menjejakan kaki disana. Ya, jarak tempuh dari Jakarta menuju lokasi rafting yang ada di Sukabumi memang bisa dikatakan cukup jauh dan membutuhkan waktu tempuh yang relatif cukup lama.

Adapun perkiraan waktu tempuh untuk dapat tiba di lokasi rafting antara 5-6 jam, apabila anda berkendara dengan menggunakan bus, untuk peserta rombongan dari perusahaan. Tetapi anda bisa menempuh waktu yang lebih singkat dengan menggunakan kendaraan pribadi, sekitar 3-4 jam. Tetapi semua itu tergantung hari dan jam keberangkatan dari Jakarta.

Meskipun menghabiskan waktu tempuh yang sedikit lebih lama dan perjalanan yang sedikit lebih panjang bila dibandingkan dengan perjalanan menuju lokasi rafting di Bogor, tetapi itu semua akan terbayar tunai setelah anda merasakan sensasi serunya berpacu dengan jeram yang ada di sungai-sungai di wilayah Sukabumi ini.

Sungai Citarik yang berlokasi di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki tingkat kesulitan rata-rata di grade 3 sampai 5 (intermediate).

Dengan kehadiran pemandu dan operator rafting yang selalu siap membimbing, sungai ini tetap aman bagi pemula yang ingin merasakan serunya arung jeram.

Selain itu, disini juga ada banyak permainan lainnya seperti flying fox, team building, paintball, dan lain-lain. Sungai ini mempunyai keunggulan lebih dibandingkan dengan sungai-sungai yang ada di Tanah Air lainnya.

Sungai Citarik memiliki debit air stabil, air yang bersih, dan arus yang relatif stabil sepanjang tahun. Jeram dan bebatuan di sungai ini pun cukup banyak dengan tingkat kesulitan yang beragam.

Selain itu, rutenya pengarungan di Sungai Citarik sudah memenuhi standar Federasi Arung Jeram Internasional atau International Rafting Federation (IRF).

Dalam berarung jeram peserta akan dipandu oleh guide-guide yang berpengalaman, menggunakan fasilitas peralatan yang berstandar internasional.

 

Peserta akan didampingi oleh rescue team yang akan selalu siap siaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pengarungan. Bahkan, setiap peserta arung jeram akan diberikan perlindungan asuransi.

Dengan segala kelebihan yang dimilikinya membuat Sungai Citarik dijadikan tuan rumah lokasi kejuaraan dunia arung jeram (World Rafting Championship) pada tahun 2015. 

Biasanya Sungai Citarik sering digunakan untuk kegiatan rekreasi perusahaan karena sifatnya yang membangun kerja sama tim. Namun, bagi Anda yang ingin datang dengan sedikit orang tak usah khawatir.

Pengunjung sungai ini cukup banyak sehingga Anda dapat bermain dengan orang lain secara beramai-ramai.  

Panjang rute bermain arung jeram di Sungai Citarik rata-rata habis ditempuh selama 4 jam. Titik start berada di Desa Cigelong dan berakhir di Desa Citangkolo atau Desa Cikadu.

Sepanjang pengarungan di Sungai Citarik, suguhan pemandangan hijau akan menjadi atraksi penghibur di sela-sela histeria rombongan. 

Beberapa Lokasi Rafting di Sukabumi

Untuk wilayah Sukabumi ini terdapat dua sungai yang sudah sangat akrab bagi penggila kegiatan rafting yakni :

1. Sungai Citatih

Sungai Citatih merupakan salah satu sungai yang memiliki grade (tingkat kesulitan) III – IV (dari skala 0 – VI). Berdasarkan skala tersebut bisa diketahui kalau kegiatan rafting di sungai citatih ini akan sangat menantang. Karena salah satu karakter sungai kategori grade III+ ini adalah memiliki jeram-jeram besar dengan debit air yang stabil, aliran sungai yang deras dan juga hampir mendekati ekstrem. Karena apabila sungai sudah di kategorikan grade V -VI, maka ini adalah kategori bahaya dan tidak boleh digunakan untuk kegiatan wisata rafting.

Sungai Citatih menjadi buruan bagi para pecinta olahraga rafting dari berbagai wilayah di Jakarta dan Jawa Barat, bahkan terkadang juga bagi mereka yang berasal dari kedua wilayah tersebut. Hal ini dikarenakan sungai Citatih memiliki grade yang sangat ideal untuk kegiatan rafting. Bahkan, sungai Citatih sudah sangat sering diliput oleh media televisi untuk tayangan program liburan maupun petualangan.

Untuk jarak pengarungan, ada tiga kategori yang bisa anda pilih yakni jarak 9 KM, 13 KM dan 22 KM. Jarak pengarungan 9 KM biasa disebut Family Trip oleh operator rafting, dengan waktu tempuh 1 jam. Sementara jarak pengarungan 12 KM biasa disebut Adventure Trip dengan waktu tempuh 3 jam. Dan jarak tempuh yang terpanjang, 22 KM biasa disebut Fullday Trip dengan waktu tempuh 4 jam. Selama pengarungan anda akan disuguhi pemandangan yang cukup asri, suasana pedesaan dengan buadaya sunda.

Rafting di sungai Citatih Sukabumi, sangat cocok bagi keluarga, pemula dan juga anda yang menggali tantangan. Agar bisa sampai ke lokasi rafting ini, anda harus mengarahkan kendaraan anda menuju Pelabuhan Ratu, dan anda bisa memarkir kendaraan anda di desa Warung Kiara.

2. Sungai Citarik

Sungai Citarik memiliki popularitas yang lebih baik bila di bandingkan dengan sungai Citatih. Hal ini dibuktikan dengan pernah dilaksanakannya kejuaraan dunia rafting yang diselenggarakan oleh International Rafting Federation pada tahun 2015. Dengan kehormatan seperti ini, maka tidak diragukan lagi mengenai keseruan yang akan anda rasakan ketika melakukan kegiatan rafting di sungai Citarik ini.

Dengan grade yang bervariasi, menjadikan sungai Citarik memiliki keseruan tersendiri. Sungai Citarik memiliki debit air yang stabil sepanjang tahun, dengan kondisi air yang cukup jernih sehingga membuat anda merasa cukup nyaman untuk berbasah-basahan.

Jarak pengarungan yang disedikan di sungai Citarik adalah Kegiatan rafting di sungai Citarik ini dapat dinikmati bagi anda yang baru pertama kali mencobanya dan juga untuk keluarga. Sementara bagi anda yang hobi dengan ‘kegilaan’ arus deras, lokasi ini sangat direkomendasikan bagi anda.

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh lokasi rafting sungai Citarik ini adalah kemudahan akses karena kondisi jalan sudah sangat baik dan juga fasilitas penunjang penginapan yang sudah sangat lengkap. Sehingga membuat petualangan rafting di lokasi sungai Citarik ini sangat ideal. Bahkan bisa dikatakan melakukan kegiatan rafting di sungai Citarik ini sangat di rekomendasikan.

Untuk bisa menuju lokasi rafting sungai Citarik, dari Jakarta anda bisa melewati tol Jagorawi kemudian keluar gerbang tol Ciawi. Lanjutkan perjalanan ke arah Sukabumi. Kemudian belok kanan pada persimpangan Cikidang, kemudian ikuti jalan sampai anda menemukan penanda lokasi rafting sungai Citarik.

Harga paket arung jeram Citarik berlaku dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  1. Harga paket rafting Citarik Sukabumi dihitung per orang dalam mata uang Rupiah.
  2. Jumlah minimal peserta ditentukan sebagai berikut :
  • Best Choice Packages minimal 5 orang jika kegiatan dilakukan pada hari biasa (Senin – Jum’at), kecuali paket kode B7 dan B8 minimal 10 orang.
  • Best Choice Packages tidak dikenakan minimal jumlah peserta jika kegiatan dilakukan pada hari libur (Sabtu, Minggu dan hari libur nasional), kecuali paket kode B7 dan B8 minimal 10 orang.
  • Best Choice Packages minimal 10 orang di semua hari.

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Ke Geopark Ciletuh Sukabumi - Indonesia

  Geopark Ciletuh Sukabumi merupakan kawasan yang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi ikon pariwisata, tak hanya di Indonesia, namun juga dunia. Selain itu, lokasi ini pun memiliki catatan sejarah menarik yang patut ditelusuri. Geopark Ciletuh Sukabumi atau lengkapnya Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark memiliki luas sekira 126 ribu hektar atau 30,3 persen dari luas wilayah Kabupaten Sukabumi. Taman bumi ini tersebar di 74 desa di delapan kecamatan Kabupaten Sukabumi, yakni Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Waluran, Ciemas, Ciracap dan Surade. Saat mengamati Ciletuh, kita seolah menyaksikan sebuah proses masa lampau yang terjadi sekira 60 juta tahun lalu. Tumbukan lempeng benua menyingkapkan kerak samudera yang bercampur dengan mantel bumi sebelah atas, sehingga batuan di wilayah ini bercampur aduk dengan palung bumi yang disebut melange. ...